Assalamualaikum
Hai teman teman semua kembali lagi bersama saya Nurul Syahida kali ini saya akan membuat blogeer ke tiga saya yang menceritakan tentang diri saya yaitu pengalaman saya berbicara dengan orang yang berbeda dengan bahasa sehari hari yang saya gunakan. Saya berasal dari keluarga dari suku Jawa. Ayah dan ibuku adalah orang asli suku Jawa yang pastinya bahasa sehari hari yang kami gunakan adalah bahasa Jawa. Disini saya akan bercerita tentang pengalamanku bertemu dengan orang Melayu. Ayah dan ibu pindah dari Jawa ke Kalimantan sejak aku berumur 5 tahun, pada masa itu aku tidak bisa berbahasa melayu dan yang aku tau kata Melayu adalah lari jadi aku fikir orang Melayu orang yang suka berlari lari. Akupun ahirnya mengerti bahwa orang Kalimantan barat itu sebagian besar bersuku Melayu. melayu itu salah satu suku yang berada dikalimantan barat seperti Jawa dan bukan berlari. Dan sekarang akupun bisa berbahasa melayu dengan baik. Ada suatu cerita dimana awal aku masuk SMK dulu ketika itu aku masih menjadi murid baru di SMK yang dlu aku bersekolah. disana aku menemukan teman yang berasal dari hulu tepatnya tinggal Sandai desa kenyauk kabupaten Ketapang. Saat itu jam istirahat kami sedang bersantai santai sambil meminum es di depan kelas, tak lama kemudian azan pun berkumandang aku dan teman teman ku segera menunaikan sholat Dzuhur diasrama aku pun beranjak dari tempat dimana aku duduk lalu kemudian mengamil sandal untuk berwudhu, setelah selesai berwudhu aku dipanggil oleh teman ku dan dia berkata seperti ini " make' gak Sondal ko bah " lalu saya jawab siapa yang kurang ajar ? Kenapa saya berkata seperti itu di daerah ku tepatnya di teluk batang kata " Sondal " itu berati kurang ajar. Perasaan ku kala itu sedikit kacau setelah dia berkata seperti itu sekali lagi dia bilang " make ga Sondal bah eh " terus saya bilang " kau ni knape bah salah saye ape same awak "ujarku dan kesekian kalinya dia bilang seperti itu sambil menunjuk nunjuk kaki ku oohhh mau minjam sendal ternyata arinya adalah minjam dong sendalmu sontak kami berdua pun tertawa ada ada saja dalam ujar ku dalam hati.
Kejadian yang sama namun dengan waktu yang berbeda kala itu aku sedang duduk di depan asrama aku meliahat temanku yang sedang duduk dimeja sedang menulis, akupun berniat untuk mengerjai temanku dengan cara mengejutkanya setelah dia terkejut dia berkata " sogeh gak kau ni" fikirku Sugeh itu artinya kaya karena dalam bahasa Jawa sugih atau sugeh itu mempunyai arti kaya jadi aku fikir Sugeh itu kaya lalu aku jawab amiinnnnn karena aku tidak tau artinya lalu teman ku menertawaiku akupun bingung kenapa dia menertawaiku ternyata Sugeh itu dalam bahasa Sandai adalah genit sontak saat aku pun ikut tertawa.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh..
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh..
Komentar
Posting Komentar